Beranda / Ekonomi / Panen Perdana di Kabola, Ahmad Yohan: NTT Punya Kekuatan Besar untuk Swasembada Pangan

Panen Perdana di Kabola, Ahmad Yohan: NTT Punya Kekuatan Besar untuk Swasembada Pangan

Panen perdana lahan tidur 15 hektare di Desa Pante Daere Kabola Alor

Kalabahi, Alor News — Panen perdana di lahan tidur seluas 15 hektare yang dikelola Kelompok Tani Ukarang di Desa Pante Daere, Kecamatan Kabola, menjadi momentum penting kebangkitan sektor pertanian di Kabupaten Alor.

Kegiatan yang berlangsung pada Selasa, (5/06/2026) di Pante Daere ini dihadiri oleh Ahmad Yohan bersama Wakil Bupati Alor dan Ketua Satgas Pangan NTT, serta masyarakat petani setempat.

Dalam pertemuan bersama para petani, Ahmad Yohan menyampaikan refleksi kritis terhadap stigma yang selama ini melekat pada Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Selama ini kita sering dianggap sebagai daerah tertinggal, daerah kering, daerah yang tidak punya potensi. Padahal sebenarnya kita memiliki kekuatan besar yang belum kita gali secara maksimal,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa potensi tersebut harus dioptimalkan melalui kerja bersama antara pemerintah dan masyarakat. Menurutnya, perhatian pemerintah pusat terhadap sektor pertanian di NTT saat ini semakin nyata.

Baca juga: Ahmad Yohan Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ XXXI Alor 2026, Tekankan Pesan Persatuan

Ahmad Yohan juga menyampaikan apresiasi kepada Prabowo Subianto dan Menteri Pertanian yang dinilai memiliki komitmen kuat dalam mendorong kemajuan sektor pertanian, termasuk di wilayah NTT.

“Kita sangat berterima kasih kepada Presiden dan Menteri Pertanian yang mau turun langsung ke NTT, karena ingin daerah ini menjadi bagian dari kesuksesan swasembada pangan nasional,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa pemerintah pusat telah meningkatkan anggaran sektor pertanian secara signifikan sebagai bentuk keseriusan dalam mewujudkan kedaulatan pangan.

“Program ini didukung dengan peningkatan anggaran pertanian dari Rp18 triliun menjadi Rp40 triliun. Ini menunjukkan komitmen besar pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian,” tambahnya.

Panen perdana ini tidak hanya menjadi simbol keberhasilan pengelolaan lahan tidur, tetapi juga menandai optimisme baru bagi petani di Alor. Dengan dukungan kebijakan, anggaran, dan sarana produksi yang memadai, diharapkan sektor pertanian di daerah ini mampu berkembang lebih pesat dan berkontribusi terhadap ketahanan pangan nasional.

Pewarta/Foto: Syukur
Editor: Tim Redaksi Alor News

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *