Beranda / Pendidikan & Literasi / STKIP Muhammadiyah Kalabahi Ajak Pelajar Alor Jadi Agen Pancasila dan Pelopor Sekolah Tanpa Kekerasan

STKIP Muhammadiyah Kalabahi Ajak Pelajar Alor Jadi Agen Pancasila dan Pelopor Sekolah Tanpa Kekerasan

Kegiatan peringatan Hari Kesaktian Pancasila oleh STKIP Muhammadiyah Kalabahi bersama pelajar Alor.

Kalabahi, Alor News — Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Kabupaten Alor menjadi momentum untuk memperkuat pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila di kalangan pelajar.

Kegiatan bertema “Pancasila Pemersatu Pelajar Alor yang Cerdas, Tangguh, dan Tanpa Kekerasan” tersebut diselenggarakan oleh STKIP Muhammadiyah Kalabahi pada Sabtu (3/10/2026), bertempat di Aula STKIP Muhammadiyah Kalabahi.

Kegiatan ini diikuti pelajar dan guru dari berbagai satuan pendidikan tingkat SMP hingga SMA di Kabupaten Alor. Para peserta diajak tidak hanya memahami Pancasila sebagai dasar negara, tetapi juga menerapkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di lingkungan sekolah dan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Alor, Syafrudin Bere, hadir sebagai narasumber. Ia memberikan edukasi mengenai wawasan kebangsaan, ketahanan ideologi, serta pentingnya menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Pesan mengenai pentingnya pengamalan Pancasila juga dikaitkan dengan upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan bebas dari kekerasan. Pelajar dinilai memiliki peran penting dalam membangun budaya sekolah yang mengedepankan toleransi, saling menghargai, serta penyelesaian persoalan secara damai.

Salah seorang guru yang mengikuti kegiatan tersebut berharap para pelajar dapat menjadi agen Pancasila di sekolah masing-masing. Pengetahuan yang diperoleh selama kegiatan diharapkan dapat dibagikan kepada teman-teman mereka sekaligus menjadi bekal untuk ikut mencegah berbagai bentuk kekerasan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Guru lainnya menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila tidak cukup hanya dipahami sebagai pengetahuan, tetapi harus diwujudkan melalui sikap dan tindakan.

Ia juga mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan STKIP Muhammadiyah Kalabahi dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.

Sementara itu, salah seorang siswa berharap edukasi mengenai Pancasila dapat diperluas ke berbagai sekolah di Kabupaten Alor. Menurutnya, pemahaman tentang nilai-nilai Pancasila dapat membantu pelajar menghindari berbagai tindakan kekerasan, termasuk tawuran antarpelajar.

“Dengan memahami Pancasila, kita bisa belajar untuk saling menghargai dan menjaga kedamaian di lingkungan sekolah,” ujarnya.

Kegiatan tersebut diharapkan dapat mendorong lahirnya pelajar yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kebangsaan, mampu menghargai perbedaan, serta menjadi pelopor terciptanya lingkungan pendidikan yang aman dan tanpa kekerasan.

Bagi pelajar Alor, pengamalan Pancasila pada akhirnya bukan sekadar menghafalkan lima sila, melainkan menjadikannya sebagai pedoman dalam bersikap, berinteraksi, dan menyelesaikan persoalan dalam kehidupan sehari-hari.

Pewarta: Putri
Editor: Redaksi Alor News

Tag:

Tinggalkan Balasan

Social Icons

Selamat Hari Guru, Guru Hebat, Indonesia Kuat
Selamat Hari Guru, Guru Hebat, Indonesia Kuat

Category List

Meta