Beranda / Pendidikan & Literasi / 630 Siswa Madrasah se-NTT Ikuti OMI 2026, Kakanwil Tekankan Sportivitas dan Semangat Berprestasi

630 Siswa Madrasah se-NTT Ikuti OMI 2026, Kakanwil Tekankan Sportivitas dan Semangat Berprestasi

Kakanwil Kementerian Agama Provinsi NTT Buka OMI Tingkat Provinsi NTT Tahun 2026

KUPANG, ALOR NEWS — Sebanyak 630 siswa madrasah terbaik dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengikuti Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Provinsi NTT Tahun 2026 yang digelar pada 5–6 Oktober 2026.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Timur. Dalam arahannya, Kakanwil menekankan bahwa OMI tidak semata-mata tentang siapa yang menjadi juara, tetapi harus menjadi pengalaman berharga dan motivasi bagi seluruh peserta untuk terus berkembang.

Dalam arahannya, Kakanwil mengajak seluruh peserta memaknai OMI sebagai bagian dari proses pembelajaran dan pengembangan diri. Ia menekankan pentingnya menjadikan setiap hasil yang diperoleh sebagai pengalaman untuk terus bertumbuh, baik dalam meraih prestasi maupun menghadapi hasil yang belum sesuai harapan.

Menurutnya, hasil sebuah perlombaan bukanlah akhir dari perjalanan kehidupan yang dijalani peserta didik.

“Bagi yang meraih prestasi, hendaknya tetap rendah hati dan tidak berlebihan dalam menyikapi keberhasilan. Sementara bagi yang belum berhasil, jangan berputus asa. Karena lomba ini bukan merupakan hasil akhir dari kehidupan yang kita jalani saat ini,” demikian pesan Kakanwil dalam pembukaan OMI Tingkat Provinsi NTT 2026.

Pesan tersebut menjadi penegasan bahwa kompetisi di lingkungan madrasah harus ditempatkan sebagai bagian dari proses pendidikan. Kemenangan merupakan capaian yang patut disyukuri, sedangkan kekalahan atau kegagalan menjadi kesempatan untuk belajar, memperbaiki diri, dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan berikutnya.

Digelar Serentak di 22 Titik

OMI Tingkat Provinsi NTT 2026 dilaksanakan secara serentak di 22 titik lokasi yang tersebar di kabupaten/kota se-NTT. Sebelum pelaksanaan utama, panitia telah menggelar tahap uji coba pada 1–2 Oktober 2026 untuk memastikan kesiapan teknis pelaksanaan.

OMI 2026 mengusung tema “Islam, Sains, dan Ekoteologi: Menumbuhkan Talenta serta Menggerakkan Inovasi Madrasah untuk Indonesia Maju.”

Tema tersebut merefleksikan arah pengembangan madrasah yang tidak hanya menekankan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga mengintegrasikan nilai-nilai keislaman, pembentukan karakter, serta kepedulian terhadap lingkungan.

Berdasarkan laporan Ketua Panitia OMI Tingkat Provinsi NTT Tahun 2026, kegiatan ini diarahkan sebagai wadah untuk mengidentifikasi, membina, dan mengembangkan talenta peserta didik madrasah, khususnya dalam bidang sains dan riset.

630 Peserta dari Jenjang MI, MTs, dan MA

Sebanyak 630 peserta merupakan siswa-siswi terbaik yang telah melalui tahapan seleksi di tingkat kabupaten/kota.

Pada jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI), tercatat 132 peserta yang berkompetisi pada bidang Matematika Terintegrasi dan IPAS Terintegrasi.

Jenjang Madrasah Tsanawiyah (MTs) diikuti 189 peserta dengan bidang kompetisi Matematika Terintegrasi, IPA Terintegrasi, dan IPS Terintegrasi.

Sementara itu, jenjang Madrasah Aliyah (MA) menjadi kelompok peserta terbanyak dengan 309 siswa. Mereka mengikuti kompetisi pada bidang Matematika, Biologi, Fisika, Kimia, Ekonomi, dan Geografi Terintegrasi.

Komposisi tersebut menunjukkan luasnya ruang yang disediakan OMI bagi peserta didik madrasah untuk mengembangkan kemampuan akademik, kreativitas, serta budaya riset dan kompetisi yang sehat.

Menjaring Talenta Terbaik NTT

OMI Tingkat Provinsi NTT 2026 tidak sekadar menjadi arena kompetisi antarsiswa madrasah. Ajang ini juga menjadi bagian dari proses penjaringan peserta didik berprestasi yang berpeluang mewakili NTT pada kompetisi tingkat nasional.

Melalui OMI, peserta didik didorong untuk mengembangkan bakat, minat, kompetensi, kreativitas, dan karakter dengan tetap berlandaskan nilai-nilai agama.

Panitia juga menekankan pentingnya membangun budaya kompetisi yang sehat, jujur, sportif, dan berintegritas. Kompetisi diharapkan mampu melahirkan generasi madrasah yang unggul, berakhlak mulia, mencintai ilmu pengetahuan, serta mampu mengintegrasikan sains dengan nilai-nilai keislaman dan kepedulian terhadap lingkungan.

Pelaksanaan OMI Tingkat Provinsi NTT Tahun 2026 berpedoman pada Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI Nomor 6843 Tahun 2026 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Olimpiade Madrasah Indonesia Tahun 2026 serta Keputusan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTT Nomor 187 Tahun 2026 tentang Komite Pelaksana OMI Tingkat Provinsi NTT Tahun 2026.

Pembiayaan kegiatan bersumber dari DIPA Bidang Pendidikan Islam Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun Anggaran 2026.

OMI diharapkan tidak hanya menjadi ruang untuk meraih prestasi akademik, tetapi juga menjadi sarana memperluas wawasan, membangun kepercayaan diri, dan mempererat persaudaraan antarpelajar madrasah di NTT.

Dengan mengusung semangat Islam, sains, dan ekoteologi, OMI 2026 diharapkan semakin memperkuat kontribusi madrasah dalam menyiapkan generasi unggul yang mampu menjawab tantangan masa depan dan berkontribusi bagi terwujudnya Indonesia Emas 2045.

Pewarta: Putri
Editor: Redaksi Alor News

Tag:

Tinggalkan Balasan

Social Icons

Selamat Hari Guru, Guru Hebat, Indonesia Kuat
Selamat Hari Guru, Guru Hebat, Indonesia Kuat

Category List

Meta