PULAU BUAYA, ALOR NEWS – Musibah tenggelamnya perahu motor Bintang Laut di perairan Pantar, Kelurahan Kabir, Kecamatan Pantar, Kabupaten Alor, Senin (2/11/2026), menyisakan duka sekaligus menggugah solidaritas masyarakat dalam perjuangan pembangunan Masjid Al-Ijtihad Ternate di Pulau Buaya.
Perahu motor milik Maskur Abdullah, yang juga menjabat sebagai Koordinator Transportasi Panitia Pembangunan (Panpem) Masjid Al-Ijtihad Ternate, dilaporkan tenggelam sekitar pukul 14.30 WITA saat menjalankan aktivitas pengangkutan kebutuhan pembangunan masjid.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, perahu motor Bintang Laut bertolak untuk memuat kayu bakar yang akan digunakan dalam persiapan pengecoran tahap VI (enam) fenden Masjid Al-Ijtihad Ternate. Kayu bakar tersebut menjadi salah satu kebutuhan penting untuk mendukung kelanjutan pekerjaan pembangunan rumah ibadah tersebut.
Dalam perjalanan pengangkutan, perahu motor mengalami kendala di tengah perairan Pantar hingga akhirnya tenggelam. Dugaan sementara, kondisi muatan yang cukup berat menjadi salah satu faktor yang menyebabkan perahu mengalami kendala. Namun, penyebab pasti musibah tersebut belum dapat dipastikan.
Peristiwa ini menimbulkan kerugian materiel bagi pemilik perahu, sekaligus menjadi pukulan bagi aktivitas transportasi material pembangunan masjid yang selama ini mengandalkan semangat gotong royong dan pengabdian masyarakat.
Pengorbanan di Balik Pembangunan Rumah Ibadah
Musibah yang menimpa Maskur Abdullah menjadi gambaran nyata perjuangan masyarakat dalam membangun sarana ibadah di wilayah kepulauan. Di tengah keterbatasan akses transportasi dan kondisi geografis perairan, berbagai upaya terus dilakukan agar pembangunan Masjid Al-Ijtihad Ternate dapat berjalan hingga tahap penyelesaian.
Pengorbanan tersebut tidak hanya berupa tenaga dan waktu, tetapi juga melibatkan sarana transportasi serta sumber daya yang digunakan untuk mendukung kebutuhan pembangunan.
Di tengah musibah ini, semangat kebersamaan dan kepedulian masyarakat diharapkan tetap terjaga. Pembangunan masjid bukan sekadar pekerjaan fisik, melainkan ikhtiar bersama untuk menghadirkan pusat ibadah, pembinaan umat, dan penguatan kehidupan keagamaan masyarakat Pulau Buaya.
Doa dan Solidaritas untuk Maskur Abdullah
Masyarakat, panitia pembangunan, dan jemaah Masjid Al-Ijtihad Ternate turut menyampaikan doa serta harapan agar Maskur Abdullah dan keluarga diberikan ketabahan dalam menghadapi musibah tersebut.
Doa juga dipanjatkan agar proses evakuasi dan pengangkatan perahu motor Bintang Laut dapat berjalan dengan baik, serta seluruh ikhtiar pembangunan masjid senantiasa memperoleh kemudahan dan keberkahan dari Allah SWT.
“Ya Allah, Zat yang memudahkan segala urusan, mudahkanlah proses evakuasi dan pengangkatan perahu mereka, serta berkahilah setiap ikhtiar mereka dalam membangun rumah-Mu. Jadikanlah seluruh amal pembangunan ini ikhlas karena wajah-Mu yang Maha Mulia.”
Harapan dan doa mengiringi perjuangan Maskur Abdullah dan seluruh panitia agar diberikan kesabaran, ketabahan, serta kekuatan untuk bangkit kembali. Semoga setiap kerugian yang dialami digantikan dengan rezeki yang lebih baik, keberkahan yang melimpah, dan pahala atas pengabdian dalam pembangunan rumah Allah.
Musibah ini menjadi pengingat bahwa di balik berdirinya sebuah rumah ibadah, terdapat perjuangan, pengorbanan, dan ketulusan banyak pihak yang bekerja bersama demi kemaslahatan umat. (AN/Red)
Foto: Yakin/Warta Nuha Nebo












