Beranda / Pendidikan & Literasi / STKIP Muhammadiyah Kalabahi Kantongi Izin Pembukaan Prodi PAI, Perkuat Pendidikan Tinggi Islam di Alor

STKIP Muhammadiyah Kalabahi Kantongi Izin Pembukaan Prodi PAI, Perkuat Pendidikan Tinggi Islam di Alor

Penyerahan SK Menteri Agama Nomor 1058 Tahun 2026 tentang izin pembukaan Program Studi Pendidikan Agama Islam kepada STKIP Muhammadiyah Kalabahi, Sabtu (31/10/2026).

KALABAHI, ALOR NEWS – STKIP Muhammadiyah Kalabahi resmi memperoleh izin pembukaan Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) melalui Surat Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 1058 Tahun 2026. Terbitnya keputusan tersebut menandai bertambahnya pilihan pendidikan tinggi keagamaan bagi masyarakat Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur.

SK tersebut diserahkan langsung oleh Assoc. Prof. Dr. Benny Prasetya, M.Pd.I., kepada Ketua STKIP Muhammadiyah Kalabahi, Muhammad Abdullah, S.Sos., M.Pd., dalam kegiatan yang berlangsung di Aula STKIP Muhammadiyah Kalabahi, Sabtu (31/10/2026).

Penyerahan SK dirangkaikan dengan Seminar Nasional bertema “Transformasi Pendidikan Islam: Membangun Generasi Unggul, Moderat, dan Berdaya Saing Global dari Kawasan Perbatasan”.

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Alor, Drs. Moh. Bajher Kamahi, M.Pd.; Ketua Badan Pembina Harian (BPH) STKIP Muhammadiyah Kalabahi, Haji Ishak Djawa, S.Sos.; serta jajaran pimpinan kampus.

Hadir pula Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Alor, Ridwan Iho, S.Sos., M.Pd.; Kepala Seksi Pendidikan Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Alor, Hadi Kammis, S.H., M.Pd.; demisioner Ketua PDM Alor, H. Husen Tolang, S.H., M.Pd.; demisioner Ketua STKIP Muhammadiyah Kalabahi, Marzuki Galeko, S.E., M.Pd.; pimpinan Aisyiyah, Pemuda Muhammadiyah, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa.

Perluas Akses Pendidikan Tinggi Islam

Pembukaan Prodi PAI dinilai memiliki arti strategis bagi pengembangan sumber daya manusia di Kabupaten Alor, terutama dalam menyiapkan calon guru Pendidikan Agama Islam yang profesional, moderat, berintegritas, dan mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.

Kebutuhan terhadap pendidik PAI tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menyampaikan materi pembelajaran. Guru juga memiliki tanggung jawab dalam membangun karakter peserta didik, menanamkan nilai-nilai keislaman, serta mengembangkan sikap moderat dalam kehidupan masyarakat yang beragam.

Dalam konteks tersebut, kehadiran Prodi PAI di STKIP Muhammadiyah Kalabahi diharapkan dapat memperluas akses masyarakat untuk menempuh pendidikan tinggi di bidang pendidikan Islam sekaligus memperkuat ketersediaan sumber daya pendidik di Kabupaten Alor dan wilayah sekitarnya.

Muhammadiyah Alor Targetkan Universitas pada 2027

Ketua PDM Alor, Drs. Moh. Bajher Kamahi, M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada Assoc. Prof. Dr. Benny Prasetya, M.Pd.I., atas bimbingan dan dukungan selama proses pengusulan Prodi PAI hingga diterbitkannya izin pembukaan program studi tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih atas segala bimbingan, bantuan, dan dukungan Bapak Assoc. Prof. Dr. Benny Prasetya sehingga izin penyelenggaraan Prodi PAI ini terbit,” ujarnya.

Ia berharap perkembangan STKIP Muhammadiyah Kalabahi terus berlanjut hingga mampu meningkatkan status kelembagaannya menjadi universitas.

“Ke depan, insya Allah, STKIP ini sudah menjadi universitas secepatnya, tahun depan,” ungkapnya optimistis.

Harapan tersebut menjadi salah satu target pengembangan kelembagaan Muhammadiyah di Kabupaten Alor, seiring bertambahnya program studi yang diselenggarakan oleh STKIP Muhammadiyah Kalabahi.

Perkuat Kelembagaan dan Pengembangan Prodi PAI

Ketua BPH STKIP Muhammadiyah Kalabahi, Haji Ishak Djawa, S.Sos., mengungkapkan rasa syukur atas terbitnya izin pembukaan Prodi PAI. Menurutnya, penyerahan SK secara langsung oleh Assoc. Prof. Benny Prasetya menjadi momentum penting bagi pengembangan institusi.

Ia juga menyampaikan bahwa STKIP Muhammadiyah Kalabahi saat ini memiliki akreditasi institusi dengan predikat Baik Sekali. Sebelum pembukaan Prodi PAI, kampus tersebut mengelola lima program studi. Dengan terbitnya izin tersebut, jumlah program studi yang dimiliki bertambah menjadi enam.

Sementara itu, Ketua STKIP Muhammadiyah Kalabahi, Muhammad Abdullah, S.Sos., M.Pd., menyebut kehadiran Benny Prasetya secara langsung di kampus sebagai motivasi sekaligus amanah bagi institusi untuk terus berkembang.

“Kehadiran Prof secara langsung di STKIP ini merupakan motivasi besar sekaligus amanah bagi kami untuk membangun dan membuka Prodi PAI,” katanya.

Ia menegaskan bahwa pembukaan Prodi PAI bukan sekadar menambah jumlah program studi, melainkan juga membawa tanggung jawab untuk berkontribusi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan memperkuat pendidikan Islam di kawasan perbatasan.

Karena itu, pengembangan program studi tersebut ke depan perlu diarahkan pada peningkatan kualitas akademik, penguatan kolaborasi penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, serta pembentukan karakter mahasiswa yang inklusif dan berorientasi pada kemaslahatan bersama.

Ia juga berharap Prodi PAI dapat menjadi ruang kolaborasi yang terbuka bagi seluruh elemen masyarakat tanpa membedakan latar belakang etnis maupun agama.

Benny Prasetya: PAI Merupakan Ruh Muhammadiyah

Assoc. Prof. Dr. Benny Prasetya, M.Pd.I., menyampaikan ucapan selamat kepada sivitas akademika STKIP Muhammadiyah Kalabahi atas terbitnya izin pembukaan Prodi PAI.

Ia menegaskan posisi strategis Pendidikan Agama Islam dalam pengembangan gerakan pendidikan Muhammadiyah.

“Di Muhammadiyah, Prodi PAI itulah ruhnya Muhammadiyah,” ungkapnya.

Benny juga mengingatkan pentingnya menjaga nilai ta’awun, yaitu semangat tolong-menolong dan saling membantu, sebagai salah satu kekuatan dalam membangun institusi pendidikan.

“Kuatkan nilai ta’awun, maka banyak orang akan membesarkan STKIP Muhammadiyah Kalabahi,” pesannya.

Menurutnya, kemajuan perguruan tinggi membutuhkan kebersamaan dan dukungan berbagai pihak. Semangat tersebut juga penting dalam mendorong pengembangan STKIP Muhammadiyah Kalabahi menuju universitas.

Seminar Nasional Bahas Transformasi Pendidikan Islam di Era Digital

Setelah prosesi penyerahan SK, kegiatan dilanjutkan dengan Seminar Nasional yang menghadirkan Assoc. Prof. Dr. Benny Prasetya, M.Pd.I., sebagai pemateri dengan topik “Transformasi Pendidikan Agama Islam di Era Digital”.

Dalam pemaparannya, Benny menekankan bahwa transformasi pendidikan harus dimulai dari kemauan untuk melakukan perubahan. Menurutnya, perubahan tidak selalu harus dilakukan melalui langkah besar atau menunggu keterlibatan banyak orang, tetapi dapat dimulai dari tindakan sederhana yang dilaksanakan secara konsisten dan berkelanjutan.

“Perubahan itu dilakukan kecil saja. Tidak perlu menunggu orang banyak,” ujarnya di hadapan peserta seminar.

Terbitnya SK Menteri Agama Nomor 1058 Tahun 2026 menjadi langkah awal bagi STKIP Muhammadiyah Kalabahi dalam memperluas penyelenggaraan pendidikan tinggi di Kabupaten Alor. Namun, penambahan program studi juga menuntut kesiapan institusi untuk menjaga mutu akademik, memperkuat tata kelola, meningkatkan kapasitas dosen, serta mengembangkan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan pendidikan.

Penguatan kemitraan dengan madrasah, sekolah, dan berbagai pemangku kepentingan pendidikan juga menjadi bagian penting dalam memastikan Prodi PAI berkembang secara berkelanjutan.

Dengan bertambahnya program studi tersebut, STKIP Muhammadiyah Kalabahi diharapkan dapat mengambil peran lebih besar dalam menyiapkan calon pendidik agama Islam yang berkualitas, berkarakter, dan mampu menjawab tantangan pendidikan di kawasan perbatasan.

Sementara itu, target pengembangan STKIP Muhammadiyah Kalabahi menjadi universitas pada 2027 menjadi agenda kelembagaan berikutnya yang membutuhkan kerja sama, komitmen, dan semangat ta’awun dari seluruh unsur yang terlibat. (AN/Red)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Social Icons

Selamat Hari Guru, Guru Hebat, Indonesia Kuat
Selamat Hari Guru, Guru Hebat, Indonesia Kuat

Category List

Meta