KALABAHI, ALOR NEWS — Proses seleksi terbuka untuk mengisi enam Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Alor telah memasuki tahap akhir.
Seluruh tahapan seleksi terhadap peserta telah dilaksanakan. Panitia Seleksi (Pansel) kini melakukan finalisasi dan rekapitulasi seluruh komponen penilaian sebelum hasilnya disusun dalam bentuk peringkat dan diteruskan kepada Bupati Alor.
Sekretaris Daerah Kabupaten Alor, Melkisedek Bely, S.Sos., M.Si., yang juga menjabat Ketua Pansel, menjelaskan bahwa hasil akhir seleksi akan memperhitungkan beberapa komponen penilaian.
Selain hasil seleksi yang dilakukan Pansel, penilaian dari tim asesor Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) serta hasil penelusuran rekam jejak peserta juga akan digabungkan.
“Semua hasil akan digabungkan. Mulai dari penilaian Pansel, hasil tim asesor Provinsi NTT dan rekam jejak calon. Setelah direkap, baru dibuat peringkat satu, dua dan tiga,” kata Melkisedek sebagaimana diberitakan ZonalineNews, Sabtu (26/9/2026).
Hasil Seleksi Segera Masuk Tahap Penentuan
Setelah seluruh nilai selesai direkapitulasi, Pansel akan menyusun peringkat peserta untuk masing-masing jabatan yang dilelang. Hasil tersebut kemudian akan disampaikan kepada pimpinan daerah untuk diproses lebih lanjut sesuai mekanisme pengisian JPT Pratama.
Melkisedek mengatakan, pekerjaan sekretariat saat ini masih berfokus pada penyelesaian seluruh hasil penilaian.
“Sekretariat sementara merampungkan seluruh hasil seleksi. Setelah ditentukan peringkatnya, hasil itu akan diteruskan kepada Bupati untuk mengambil keputusan sesuai mekanisme yang berlaku,” ujarnya.
Dengan demikian, hingga tahap ini belum ada nama yang ditetapkan sebagai pejabat definitif untuk mengisi enam jabatan tersebut.
Baca juga: Peringati Hari Tani Nasional, Ahmad Yohan Salurkan Alsintan untuk Petani Muda Lembata
Proses Seleksi Disebut Berjalan Normal
Ketua Pansel memastikan rangkaian seleksi berlangsung tanpa kendala berarti. Penilaian terhadap peserta, baik melalui rekam jejak, asesmen tim asesor Provinsi NTT maupun tahapan yang dilakukan Pansel, disebut berjalan sesuai proses yang telah ditetapkan. “Tidak ada kendala selama proses penilaian. Semuanya berjalan normal dan aman,” kata Melkisedek.
Ia berharap pejabat yang nantinya ditetapkan merupakan peserta yang memenuhi kriteria berdasarkan keseluruhan hasil seleksi serta mampu menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai pimpinan perangkat daerah.
“Kita berharap mereka yang terpilih memang memenuhi kriteria berdasarkan keseluruhan hasil seleksi dan mampu menjalankan tugas pada jabatan masing-masing,” ujarnya.
28 Peserta Mengikuti Seleksi
Sebanyak 28 peserta mengikuti proses seleksi untuk enam JPT Pratama tersebut. Menurut Melkisedek, pada tahap pendaftaran terdapat satu peserta yang mengajukan diri untuk dua jabatan. Namun, peserta tersebut kemudian memilih salah satu jabatan yang dilamarnya.
“Mereka memang diberikan kesempatan untuk melamar lebih dari satu jabatan. Ada satu peserta yang mendaftar dua jabatan, tetapi kemudian memilih salah satunya,” jelasnya.
Dengan demikian, jumlah peserta yang mengikuti rangkaian seleksi tetap sebanyak 28 orang. Kini proses seleksi tinggal menunggu penyelesaian rekapitulasi nilai, penyusunan peringkat dan penyampaian hasil kepada Bupati Alor. Belum ada penetapan nama pejabat yang akan menduduki enam JPT Pratama tersebut hingga Sabtu, 26 September 2026.
Sumber: ZonalineNews | Pewarta: Aty
Catatan redaksi: Berita ini merupakan penulisan ulang berdasarkan informasi yang diberitakan ZonalineNews.com. Alor News mencantumkan sumber sebagai bentuk atribusi atas informasi yang digunakan.












