Baranusa, Alor News – Perayaan 1 Syawal 1447 Hijriah di Baranusa, Kecamatan Pantar Barat, Kabupaten Alor, berlangsung semarak melalui penyelenggaraan lomba panahan dan berbagai permainan tradisional yang dipusatkan di Lapangan Pelabuhan Feri, Kecamatan Pantar Barat, Sabtu, (21/03/2026).
Kegiatan yang diinisiasi oleh Pemuda-Pemudi Gabungan Maloku City (GMC) ini merupakan agenda tahunan yang bertujuan menyemarakkan Idulfitri, sekaligus memperkuat kohesi sosial dan melestarikan nilai-nilai budaya lokal.
Rangkaian acara diawali dengan pertunjukan budaya yang merepresentasikan kearifan lokal masyarakat. Atraksi Kuntao atau silat kampung ditampilkan sebagai pembuka, disusul tarian adat Lego-lego yang mencerminkan semangat persatuan dan solidaritas warga.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Camat Pantar Barat, Taslim Djou. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga keberlanjutan tradisi serta membangun ruang-ruang sosial yang produktif dan edukatif.
“Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga memiliki nilai strategis dalam mempererat kebersamaan serta menjaga identitas budaya masyarakat,” ujarnya.
Baca juga: Menuju MTQ ke-XXXI Tahun 2026, Panitia Kabupaten Alor Perkuat Sinergi
Berbagai perlombaan turut memeriahkan kegiatan, antara lain tarik tambang, balap karung, panahan tradisional, dan panjat pinang. Di antara seluruh rangkaian lomba, panahan tradisional menjadi daya tarik utama karena merepresentasikan perpaduan antara olahraga dan warisan budaya yang masih terpelihara.
Partisipasi masyarakat terlihat tinggi sepanjang kegiatan berlangsung. Kehadiran warga dari berbagai lapisan turut menciptakan suasana yang inklusif dan penuh kebersamaan.
Selain aspek sosial dan budaya, kegiatan ini juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat setempat. Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memanfaatkan momentum tersebut dengan membuka lapak di sekitar lokasi kegiatan, sehingga berkontribusi terhadap perputaran ekonomi lokal.
Pemerintah kecamatan berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Selain sebagai sarana silaturahmi, kegiatan ini dinilai efektif dalam memperkuat nilai kebersamaan dan menjaga keberlangsungan tradisi di tengah dinamika sosial masyarakat.
Sebagai bagian dari perayaan Idulfitri, kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang hiburan, tetapi juga merefleksikan nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan identitas budaya yang terus hidup di tengah masyarakat. Semangat kolektif yang ditunjukkan warga Baranusa menjadi bukti bahwa tradisi lokal tetap relevan dan mampu menjadi perekat sosial di era modern.
Pewarta: Khabib
Editor: Redaksi Alor News
Foto: Khabib











