Kalabahi, Alor News – Menjelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXXI Tingkat Kabupaten Alor Tahun 2026, panitia pelaksana menggelar rapat koordinasi pada Sabtu (21/02/2026) di Tameming.
Rapat perdana tersebut diikuti oleh Pengurus LPTQ Kabupaten Alor, panitia pelaksana MTQ ke-XXXI, Camat Pantar Barat selaku tuan rumah pelaksanaan kegiatan, serta turut dihadiri oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Alor, Obeth Bolang, S.Sos., M.A.P.
Kehadiran Pj. Sekda Kabupaten Alor tersebut menunjukkan dukungan penuh Pemerintah Daerah terhadap suksesnya pelaksanaan MTQ ke-XXXI Tahun 2026.
Dalam rapat tersebut, pembahasan difokuskan pada pemantapan struktur kepanitiaan melalui penyampaian dan penegasan nama-nama yang akan bertanggung jawab pada masing-masing seksi. Langkah ini dinilai penting guna memastikan pembagian tugas berjalan jelas dan terukur.
Selain itu, forum juga membahas berbagai aspek teknis penyelenggaraan, mulai dari kesiapan dan kelayakan arena MTQ, strategi penggalangan dukungan dan pendanaan, pengaturan transportasi serta akomodasi kafilah, penyediaan konsumsi bagi peserta dan panitia, hingga koordinasi lintas sektor guna menjamin kelancaran seluruh rangkaian kegiatan.
Rapat perdana ini menjadi forum awal untuk menyelaraskan langkah panitia dengan Petunjuk Teknis (JUKNIS) Penyelenggaraan MTQ XXXI Tingkat Provinsi NTT Tahun 2026 yang diterbitkan oleh LPTQ Provinsi Nusa Tenggara Timur melalui Surat Nomor: 01/LPTQ-NTT/II/2026 tanggal 9 Februari 2026.
Rapat tersebut belum disepakati tanggal pelaksanaan MTQ ke-XXXI Tingkat Kabupaten Alor tahun 2026, namun sudah dipastikan bahwa MTQ akan digelar pada awal bulan Mei 2026. Salah satu pertimbangan strategis yang mengemuka adalah perlunya sinkronisasi dengan jadwal ujian sekolah dan madrasah, mengingat mayoritas calon peserta merupakan siswa-siswi dari satuan pendidikan tersebut.
Baca Juga:
LPTQ Provinsi NTT Terbitkan Juknis MTQ XXXI Tingkat Provinsi Tahun 2026
Kafilah Alor Sabet Juara Umum STQH XXVIII NTT 2025
Ketua LPTQ Kabupaten Alor, Harun Al Rasid Miran, S.P., M.M, dalam arahannya menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar agenda rutin dua tahunan, tetapi menjadi bagian dari upaya pembinaan berkelanjutan dalam mencetak generasi Qur’ani di Kabupaten Alor.
“MTQ ini bukan hanya tentang lomba, tetapi tentang proses pembinaan. Dengan jadwal dan lokasi yang telah kita sepakati bersama, saya berharap seluruh kecamatan segera mempersiapkan peserta terbaiknya agar mampu bersaing di tingkat Provinsi NTT,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya soliditas dan komitmen seluruh panitia agar pelaksanaan MTQ ke-XXXI berjalan tertib, transparan, dan sesuai dengan petunjuk teknis yang telah ditetapkan oleh LPTQ Provinsi NTT.
Sementara itu, Ketua Panitia MTQ ke-XXXI, Marthen Moubeka, S.H., menegaskan bahwa seluruh tahapan persiapan harus segera ditindaklanjuti setelah adanya kesepakatan waktu dan arena pelaksanaan.
“Koordinasi dan sinergi menjadi kunci utama. Setelah jadwal dan arena ditetapkan, setiap seksi harus bergerak sesuai tugas dan tanggung jawabnya agar MTQ ke-XXXI ini sukses secara penyelenggaraan sekaligus mampu melahirkan peserta yang siap bersaing di tingkat Provinsi NTT,” tegasnya.
Camat Pantar Barat sebagai tuan rumah menyampaikan kesiapan pemerintah kecamatan dan masyarakat setempat untuk mendukung penuh pelaksanaan MTQ, termasuk penyediaan lokasi kegiatan dan dukungan teknis lainnya.
MTQ ke-XXXI Tingkat Kabupaten Alor direncanakan akan diikuti oleh 12 kecamatan se-Kabupaten Alor. Ajang ini diharapkan menjadi momentum penguatan syiar Al-Qur’an serta pembinaan generasi Qur’ani di daerah.
Dengan sinergi yang terus diperkuat dan mengacu pada petunjuk teknis resmi dari LPTQ Provinsi NTT, panitia optimistis MTQ ke-XXXI Tahun 2026 dapat terlaksana dengan baik dan membawa dampak positif bagi masyarakat Kabupaten Alor.
Pewarta/Editor: Hadi/Redaksi Alor News
Foto: Dokumentasi LPTQ Kab. Alor











