Kalabahi, Alor News — Menjelang satu tahun masa pemerintahan Kabupaten Alor periode 2025–2030, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Alor menggelar aksi mimbar bebas sebagai bentuk evaluasi dan kontrol sosial terhadap jalannya pemerintahan daerah, Kamis, (15/2026) di Kalabahi.
Pemerintahan Kabupaten Alor yang dipimpin oleh Bupati Iskandar Lakamau dan Wakil Bupati Rocky Winaryo dilantik pada 20 Februari 2025. Menjelang satu tahun kepemimpinan tersebut, HMI menilai penting dilakukan evaluasi publik terhadap kinerja pemerintah daerah sebagai bagian dari penguatan demokrasi dan akuntabilitas pemerintahan.
Melalui sambungan telpon, Ketua HMI Cabang Alor, Rajab Bura, menyampaikan bahwa aksi mimbar bebas merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap arah pembangunan daerah. Menurutnya, tahun pertama pemerintahan menjadi fase penting dalam meletakkan fondasi kebijakan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Kami tidak bermaksud menjatuhkan pemerintah, tetapi ingin mengingatkan bahwa mandat rakyat harus diwujudkan dalam kebijakan yang terukur, konsisten, dan berpihak pada kepentingan publik. Evaluasi ini adalah bagian dari tanggung jawab moral kami,” tegas Rajab.
Baca Juga: Kilas Balik Tritura 10 Januari 1966: Ketika Suara Rakyat Menentukan Arah Bangsa
Dalam orasi yang disampaikan, HMI menyampaikan sejumlah catatan terhadap kinerja pemerintah daerah selama tahun pertama masa jabatan. Beberapa di antaranya adalah perlunya peningkatan efektivitas pelaksanaan program agar hasil pembangunan dapat dirasakan lebih optimal oleh masyarakat.
HMI juga menyoroti pentingnya penguatan koordinasi internal pemerintah daerah agar pelaksanaan kebijakan berjalan lebih terpadu dan berkesinambungan. Selain itu, stabilitas birokrasi dinilai perlu terus dijaga agar roda pemerintahan berjalan konsisten dan profesional.
Realisasi anggaran, khususnya pada belanja modal, turut menjadi perhatian HMI agar dapat dioptimalkan guna mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan pelayanan publik.
Rajab menambahkan bahwa HMI akan terus mengawal jalannya pemerintahan daerah secara kritis dan objektif.
“Kami berharap pemerintah daerah membuka ruang dialog yang sehat dengan mahasiswa dan masyarakat sipil. Kritik dan masukan hendaknya dipandang sebagai bagian dari upaya bersama dalam memperbaiki tata kelola pemerintahan,” ujarnya.
Aksi mimbar bebas tersebut berlangsung damai dan kondusif. HMI menegaskan komitmennya untuk tetap menjadi mitra kritis pemerintah daerah dalam mengawal demokrasi serta memastikan pembangunan di Kabupaten Alor berjalan sesuai dengan harapan masyarakat.
Pewarta/Editor: Hadi/Redaksi Alor News
Foto: Dokumentasi HMI Alor












